Header Ads

ViralPetang.Com : Menyajikan Berita yang AKURAT, TERPERCAYA dan BERIMBANG. Dengan berbagai kategori berita pilihan dan terkini.

Rapat Pembahasan Subsidi OTD Haji Kabupaten Way Kanan Tahun 2020 dilakukan Via Vicon


Rapat Pembahasan Subsidi OTD Haji Kabupaten Way Kanan  Tahun 2020 dilakukan Via Vicon

ViralPetang.com (15/05/2020) Way Kanan --- Rapat Pembahasan Subsidi OTD Haji Tahun 2020 diselenggarakan via video conference (vicon), bertempat di Ruang Rapat Sekda.

Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Selan didampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan Isa, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sudarno,  dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Achmad Gantha,  mengikuti vicon rapat Ppmbahasan subsidi biaya penyelenggaraan haji / ongkos transit daerah (OTD) Provinsi Lampung Tahun 2020, Kamis (14/05/2020).

Pada rapat yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Lampung, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi, Badan Pengelola Keuangan  dan Aset Daerah Provinsi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi, Kepala Biro Hukum Setdaprov, dan Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setdaprov Lampung membahas mengenai penyelenggaraan Haji Provinsi Lampung dan BPHD/OTD yang baru dapat diselenggarakan dikarenakan Pemerintah Provinsi Lampung sedang berupaya untuk meningkatkan status Baandara Radin Inten II yang sebelumnya Embarkasi Haji Antara untuk menjadi Embarkasi dan Debarkasi Haji Penuh.

Selain itu, status Darurat Nasional COVID-19 membuat status pemberangkatan Jamaah Haji belum dapat dipastikan karena menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi. Akan tetapi, tetap perlu dilaksanakan penganggaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji untuk mengantisipasi apabila Ibadah Haji tetap dilaksanakan di tengah pandemic COVID-19.

Status Bandara Radin Inten II Provinsi Lampung tahun 2020 adalah Embarkasi Haji Antara, dan dalam pelaksanaannya diperlukan Cost Sharing pembiayaan dari subsidi Biaya Penyelenggaraan Haji Daerah/ Ongkos Transit Daerah (OTD) di mana nilai biaya penyelenggaraan ibadah haji Provinsi Lampung yang terdapat dalam APBD Provinsi Lampung adalah sebesar Rp23.000.000.000,00 dengan rincian perhitungan subsidi BPHD/OTD antara Pemerintah Provinsi dengan kabupaten/kota adalah nilai satuan perjamaah adalah Rp23.000.000.000,00.

Untuk 7.140 jamaah (kuota haji + petugas kloter) mendapatkan subsidi sebesar Rp3.221.288,00/ jamaah. Subsidi pemerintah kabupaten/kota dan provinsi adalah pemerintah kabupaten/kota dengan presetase sebanyak 75% yaitu Rp 3.221.288,00 x 75 % menjadi Rp2.415.966,00 jamaah dan Pemerintah Provinsi dengan presentase sebanyak 25% yaitu Rp3.221.288,00 x 25 % menjadi Rp 805.322,00/jamaah dengan perbandingan nilai OTD 2019 dengan nilai OTD Tahun 202 Sedangkan tahun 2019 lalu, besar subsidi kabupaten/kota adalah Rp2.440.494,00 dan tahun 2020 besar subsidi kabupaten/kota adalah Rp2.415.966,00.

Untuk alokasi penggunaan OTD Provinsi Lampung Tahun 2020 adalah biaya transportasi udara dengan rute Bandara Radin Inten II menuju Bandara Soekarno Hatta Jakarta pergi pulang. Kemudian biaya transportasi darat bis dan mobil box barang dengan rute asrama Haji Rajabasa menuju Bandara Radin Inten II. Selanjutnya operasional Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Lampung, kelengkapan sarana dan prasarana embarkasi di asrama Haji Rajabasa.

Sementara untuk waktu penyetoran subsidi BPHD/OTD yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota melalui Kas Daerah Provinsi Lampung diharapkan satu bulan sebelum rencana pemberangkatan jamaah Haji Provinsi Lampung dilaksanakan,  serta penjelasan terkait teknis Rencana Pemberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji Provinsi Lampung Tahun 2020 yang disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Republik Indonesia.

Diketahui, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler Tahun 1441 H/2020 M, di mana, dalam Surat Keputusan tersebut diputuskan besaran rerata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BIPIH) per jemaah Haji Reguler yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH), nilai manfaat, dana efisiensi, dan/atau sumber lain yang sah, serta Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Tahun 1441 H / 2020 M sebesar Rp69.096.891,00.

Selanjutnya, Besaran rerata BIPIH per Jemaah Haji Reguler sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu sebesar Rp35.158.325,00m Besaran rerata Nilai manfaat, dana efisiensi, dan/atau sumber lain yang sah per Jamaah Haji Reguler sebagaimana dimaksud dalam Diktum kesatu sebesar Rp33.938.566,00.

Sedangkan untuk besaran BIPIH bagi Jemaah Haji Reguler Tahun 1441 H / 2020 M untuk Jemaah Haji Reguler dari Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten dan Provinsi Lampung dengan Embarkasi Jakarta sebesar Rp34.772.602,00 untuk biaya penerbangan, sebagian biaya akomodasi Makkah, biaya hidup (living cost) dan biaya visa sementara untuk PHD dan Pembimbing KBIHU dari Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten dan Provinsi Lampung dengan Embarkasi Jakarta sebesar Rp68.771.168,00 untuk biaya penerbangan haji, biaya hidup (living cost), biaya visa, biaya pelayanan haji di luar negeri dan biaya pelayanan haji di dalam negeri.(*)

Tidak ada komentar

Tulis Komentar Anda yang Baik & Sopan

Indospace Adalah Jasa All In One Pertama di Bandar Lampung