Header Ads

ViralPetang.Com : Menyajikan Berita yang AKURAT, TERPERCAYA dan BERIMBANG. Dengan berbagai kategori berita pilihan dan terkini.

Masih Ingatkah Anda? Acara ini Sudah Jadi Legenda Jam 9 Malam Selama 47 Tahun Siaran Dunia Dalam Berita TVRI

 

Masih Ingatkah Anda? Acara ini Sudah Jadi Legenda Jam 9 Malam Selama 47 Tahun Siaran Dunia Dalam Berita TVRI

Viral Petang News (07/08/2020) --- Bagi generasi yang tumbuh di era 1980-an akhir dan 1990-an awal pukul 21.00 WIB adalah ”jam keramat”. Stasiun TV swasta mulai tumbuh sebagai alternatif tontonan televisi. Namun, pukul 21.00 WIB, semuanya mata hanya akan tertuju pada satu siaran bernama Dunia Dalam Berita di TVRI.

Kala itu, semua stasiun TV swasta wajib menyiarkan Dunia Dalam Berita atau DDB dengan merelay langsung dari TVRI. Bila dihitung sejak kali pertama ditayangkan di TVRI pada 20 Juli 1973 hingga 2020, program berita TVRI ini sudah berusia 47 tahun.

Bukan tidak mungkin program berita mancanegara di TVRI yang ditayangkan setiap pukul 21.00-21.30 WIB ini menjadi program berita paling tua dalam sejarah pertelevisian Indonesia.

Jalan panjang Dunia Dalam Berita bukan berarti mulus-mulus saja. Tentu masa jaya DDB terjadi pada era 1988 sampai 2000-an awal saat semua stasiun TV swasta di Indonesia wajib menyiarkan acara berita ini.

Nama Yan Partawijaya atau Anita Rachman yang kerap membawakan Dunia Dalam Berita kala itu akrab di telinga masyarakat. Keduanya jurnalis kawakan di TVRI sekaligus pembawa berita untuk beberapa program acara.

Masa jaya DDB sempat meredup pada 2008. Per 31 Desember 2008, program acara ini dihentikan dengan alasan buruknya jumlah penonton. Dunia Dalam Berita terlahir kembali pada 1 Maret 2015 dengan jam tayang cukup larut sekitar pukul 23.00 WIB.

Mulai 1 Januari 2018, Dunia dalam Berita kembali ke ”jam keramat” yaitu pukul 21.00 WIB. Kini, DDB tayang tiap Senin-Jumat di jam yang sudah membuatnya tenar.

Lahir Kembali

Kelahiran kembali Dunia Dalam Berita bukan tanpa alasan. Dalam survei bertajuk Survei Indeks Kualitas Program dan Berita TVRI 2018 yang dilakukan Provetic pada April-Mei 2018 sebagaimana dikutip dari laman resmi TVRI, tvri.go.id, disebutkan Dunia Dalam Berita menjadi acara TVRI paling ikonik.

Untuk urusan acara terfavorit di TVRI, DDB nangkring di urutan pertama dengan 15% mengungguli program berita lainnya seperti , Indonesia Pagi 7%, Indonesia Malam 3%, atau program siaran lain seperti Serambi Islami 3%, Semangat Pagi Indonesia 2%, dan Ria Jenaka 2%.

Survei yang sama pada 2019 juga menempatkan DDB sebagai program unggulan TVRI hingga saat ini. Bahkan, saat harus bersaing dengan program berita dari berabgai TV swasta, DDB masih unggul.

Dalam survei yang dilakukan Provetic pada April-Mei 2019, DDB ada di urutan ketiga untuk Top 20 Acara TV Favorit. Dengan 3,56%, Dunia Dalam Berita hanya kalah dari Ini Talkshow dari NET TV dengan 7,7% dan Pesbukers dari ANTV dengan 3,62%.

Bahkan, DDB menjadi satu-satunya program berita yang masuk top 20 itu. Memang ada program berita, namun konsepnya talkshow seperti Mata Najwa dari Trans7 dengan 2,99%, dan Indonesia Lawyers Club dari TVOne juga dengan 2,99%.

”Dari semua acara berita di televisi, DDB merupakan yang paling banyak disebut responden, menegaskan status ikoniknya. Dapat diasumsikan bahwa popularitas acara Dunia dalam Berita merupakan faktor yang menyebabkan asosiasi TVRI sebagai TV berita,” sebagaimana tertulis dalam laporan survei itu.

Begitu pula untuk sesama program acara TVRI, Dunia Dalam Berita tetap menjadi jawara seperti 2018 lalu. Bila pada 2018, hanya ada 15% yang menyebut DDB sebagai acara terfavorit di TVRI, pada 2019 melonjak menjadi 21,78%.

Acara berita ini mengungguli Rumah Bulu Tangkis dengan 5,5%, Selamat Pagi Indonesia 4,96%, dan berbagai program lainnya. Provetic menyebut DDB paling disukai oleh responden asal Riau dan Kalimantan Barat. Sedangkan yang berada di urutan terbawah adalah Aceh.

Saking kuatnya pesona DDB, survei itu merekomendasikan kepada TVRI untuk memproduksi program unggulan selain Dunia dalam Berita.

”Sehingga dapat mengundang lebih banyak orang untuk membicarakan TVRI, khususnya dari kalangan anak muda,” sebagaimana tertulis di laporan itu.
Posisi TVRI

Posisi TVRI dalam ketatnya industri pertelevisian sesungguhnya tidak terlalu buruk. Dalam survei itu disebutkan 74% responden masih menonton TVRI dalam sebulan terakhir (April-Mei 2019). Perubahan logo TVRI juga mendapatkan apresiasi dari penonton.

TVRI berada di urutan kelima untuk stasiun TV yang sering ditonton dalam sebulan terakhir. Untuk TV terfavorit, TVRI bersama NET TV berada di puncak dengan 37%.

Namun, kata jadul alias zaman dulu yang terasosiasi dengan TVRI belum luntur. ”Hal ini menguatkan pentingnya bagi TVRI untuk lebih proaktif dalam mempromosikan tayangannya, terutama dengan menggarisbawahi perubahan-perubahanyang telah dinanti oleh masyarakat.”

Sumber: Solopos.com

Tidak ada komentar

Tulis Komentar Anda yang Baik & Sopan

Indospace Adalah Jasa All In One Pertama di Bandar Lampung