Header Ads

ViralPetang.Com : Menyajikan Berita yang AKURAT, TERPERCAYA dan BERIMBANG. Dengan berbagai kategori berita pilihan dan terkini.

Dorong Implementasi Prinsip Kehati – hatian Lembaga Keuangan Mikro (LKM), OJK Gelar Capacity Building Bagi Para Pengelola LKM di Provinsi Lampung

Dorong Implementasi Prinsip Kehati – hatian Lembaga Keuangan Mikro (LKM), OJK Gelar Capacity Building Bagi Para Pengelola LKM di Provinsi Lampung


ViralPetang.com Bandar Lampung, 16 Februari 2021. Dalam rangka meningkatkan pemahaman pengelolaLembaga Keuangan Mikro (LKM) di Provinsi Lampung terkait Analisis dan Mitigasi Risiko Kredit, OJK Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Capacity Building kepada Pengelola Koperasi Lembaga Keuangan Mikro Provinsi Lampung.


Kegiatan yang diikuti oleh 30 jajaran pengelola dari 10 Lembaga Keuangan Mikro yang diawasi OJK Provinsi Lampung ini, dibuka dengan sambutan yang disampaikan Kepala OJK Provinsi Lampung – Bambang Hermanto. Dalam sambutannya Bambang mendorong para pengelola LKM untuk dapat menerapkan prinsip kehati – hatian (prudensial) sesuai yang telah diamanatkan pada Undang – Undang LKM, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) maupun peraturan koperasi dalam mengelola  dana, dalampenyaluran pembiayaan maupun dalam mengelola likuiditas/solvabilitas, agar nasabah mendapatkan jaminan keamanan dana yang telah dipercayakan kepada LKM untuk dikelola.


Selanjutnya, para peserta Capacity Building diberikan pemaparan oleh 3 (tiga) orang narasumber, yaitu Sdr Yudi PermanaNugraha – BagianKreditMikroPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kanwil Lampung denganmateri terkait Strategi Pemasaran dan Analisa Kredit Mikro dan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan Sdr Aris Risdiana - Wakil Pemimpin Cabang  PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Lampung danSdrDarmawan Hasyim (Reviewer PembiayaanCabang) terkait Mitigasi Risiko Kredit.


Data per Desember 2020, secaranasionalterdapat 223 LembagaKeuanganMikrobaikkonvensionalmaupunsyariah yang berizin. 10 (sepuluh) LembagaKeuanganMikrodiantaranya berada di Provinsi Lampung yang terdiridari 7 LembagaKeuanganMikroKonvensionaldan 3 LembagaKeuanganMikroSyariah.Berdasarkanlaporankeuangan LKM Kuartal II tahun 2020, total asetLembagaKeuanganMikronasionaltercatat sebesar Rp1.133M dengan total penyaluranpinjaman di masyarakatsebesar Rp.715 M (63,10% dari total aset). Sedangkan total asetLembagaKeuanganMikro di Provinsi Lampung tercatat sebesar Rp 28,03 M (2,47% dari total asetnasional) denganjumlahpenyaluran yang diberikankemasyarakat Lampung sebesarRp 19,69 M (69% dari total asetLembagaKeuanganMikroProvinsi Lampung).


Sebagailembagaalternatifpembiayaanmikro, LKM jugaberperanaktifdalam program PemulihanEkonomiNasional (PEN) selamapandemic Covid-19,  melaluipenyaluranpembiayaanmikrokepadamasyarakatdesadanmenerapkankebijakanrestrukturisasikredit/pembiayaandalamrangkameringankanbebannasabahnya. Tahun 2020 tercatat LKM telahmelakukanrestrukturisasikredit/pembiayaansebanyakRp992.204.000,-dengan total 97 Debitur.


“OJK akan terusmengembangkanperaturandankebijakanuntukmendukungperkembangandankeberlangsunganusaha LKM sebagaipenggerakperekonomianmasyarakatkecildanpelaku UMKM.  Salah satunyamelaluirencanapenerapan APU PPT bagi LKM. Selanjutnya, pengawasanbaik offsite dan onsite terus kami lakukanuntukdapatmenjagakondisiusaha LKM agar semakin berkembang, menjadi lembaga yang semakin kuat dan dipercaya oleh masyarakat” tegas Bambang.

 (*pur)

Tidak ada komentar

Tulis Komentar Anda yang Baik & Sopan

Indospace Adalah Jasa All In One Pertama di Bandar Lampung