Header Ads

ViralPetang.Com : Menyajikan Berita yang AKURAT, TERPERCAYA dan BERIMBANG. Dengan berbagai kategori berita pilihan dan terkini.

Jual Sabu untuk Nikah, Pasangan Kekasih Diciduk Polisi

Jual Sabu untuk Nikah, Pasangan Kekasih Diciduk Polisi


ViralPetang.com – Jual Sabu-sabu untuk biaya nikah, pasangan kekasih ini malah digelandang polisi ke dalam sel tahanan. Ia meringkuk bersama rekannya yang juga sesama pemakai dan pengedar Narkoba.


Satresnarkoba Polres Tanggamus berhasil menangkap dua pengedar berikut tiga terduga penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu di salah satu kontrakan wilayah Pekon Kotadalom Kecamatan Gisting, Tanggamus, Minggu (4/4/21) malam.


Terduga pengedar pertama merupakan resedivis yang baru keluar penjara bernama Aprizon alias Behek (27) warga Pekon Talangpadang Kecamatan Talangpadang berikut barang bukti dua plastik klip seberat 9.65 gram, timbangan digital, dua handphone, dua bundel plastik klip, kotak plastik, bungkus rokok.


Terduga pengedar kedua yang ikut tertangkap bernama Jenia Wempy alias Wempy (37) warga Pekon Gistingbawah Kecamatan Gisting, Tanggamus dengan barang bukti dua plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 0,37 gram, bundel berisi plastik klip, satu unit timbangan digital, dompet kulit, tiga handphone dan dua korek api gas.


Sedangkan tiga terduga pemakai di antaranya berjenis kelamin pria berinisial AF (31) warga Pekon Talangsepuh, Talangpadang. Dua berjenis kelamin perempuan berinisial MA (22) warga Pekon Gistingatas Kecamatan Gisting dan SM (19) alias Maya, warga Pekon Negeriagung Kecamatan Talangpadang.


Dari tiga terduga pemakai itu, turut diamankan barang bukti, berupa plastik klip berisi sabu seberat 0,13 gram dari terduga AF, dan sejumlah alat penyalahgunaan Narkotika jenis sabu baik dari para terduga tersebut.


Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus Iptu Deddy Wahyudi, SH. MM mengungkapkan, dua pengedar dan tiga terduga penyalahguna Narkoba tersebut ditangkap saat berada di salah satu rumah kontrakan di Pekon Kotadalom, Kecamatan Gisting.


"Mereka ditangkap tadi malam, pada pukul 21.30 WIB," ungkap Iptu Deddy mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Senin (5/4/21).


Kasat menjelaskan, penangkapan tersebut bermula dari penyelidikan informasi masyarakat bahwa di rumah kontrakan yang dihuni Aprizon alias Behek tersebut sering digunakan untuk bertransaksi sabu.


Setelah dilakukan penyelidikan, dua pengedar bernama Aprizon alias Behek dan Jenia Wempy alias Wempy lalu dugrebek dan ditangkap.


"Dari kedua pengedar tersebut, turut diamankan 9.65 gram dan timbangan berikut alat lainnya dari tangan Aprizon alias Behek. Lalu dari Jenia Wempy alias Wempy diamankan sabu 0,37 gram dan timbangan digital serta alat lainnya," jelas Iptu Deddy.


Selain menangkap kedua pengedar tadi, Satresnarkoba juga mengamankan seorang pria dan dua wanita yang diduga mengonsumsi sabu. Mereka berinisial AF, MA dan SM alias Maya.


“Ketiganya turut diamankan berikut barang bukti penyalahgunaan sabu serta hasil urine positif metafetamine,” ujarnya.


Menurut Kasat, berdasarkan pemeriksaan, bahwa para pengedar sudah lama menjual sabu dan tersangka Aprizon alias Behek merupakan resedivis kasus Narkoba jenis ganja yang baru keluar beberapa bulan lalu.


“Mereka ini sudah cukup lama beroperasi. Bahkan salah satu tersangka merupakan resedivis kasus yang sama,” paparnya.


Sementara itu, berdasarkan pengakuan Aprizon alias Behek, sebelum ditangkap ia membeli sabu kepada seseorang yang masih diburu sebesar Rp20 juta, di mana sabu tersebut akan diedarkan ke wilayah Gisting.


“Sabu dipecah nanti akan diedarkan di wilayah gisting,” kata Kasat.


Hendak Nikah

Di balik peristiwa penangkapan penyalahgunaan Narkoba ini, ternyata tersimpan kisah cinta dua pasangan kekasih, yaitu Aprizon alias Behek dengan MA dan Jenia Wempi dengan SM alias Maya.


Pria pemilik tatoo di bagian kaki kiri itu juga mengaku, bahwa seorang perempuan berinisial MA merupakan pacarnya yang sering diajaknya menghisap sabu-sabu di kontrakan tersebut. Aprozi berniat menikahi MA, setelah berhasil mengumpulkan uang dari penjualan sabu.


“Iya saya sering nyabu sama pacar saya dan dia akan saya nikahi,” kata Aprozi alias Behek. “Tapi saya masih mengumpulkan uang dulu,” imbuhnya.


Di tempat yang sama, tersangka Jenia Wempy mengaku bahwa perempuan berinisial SM alias Maya juga adalah pacarnya yang dikenalnya di Talangpadang dan sering pesta sabu bersama.


“Iya, saya nyabu juga bareng Maya. Kan dia pacar saya,” ucap Jenia Wempi.


Polres Tanggamus akan terus melakukan pengembangan baik ke atas (bandar) maupun ke bawah (pemakai). Selain itu, Satresnarkoba bersama instansi terkait akan terus melakukan penyuluhan agar masyarakat menjauhi Narkoba.


“Kami akan terus memburu para pelaku Narkoba. Kami juga akan mengedukasi masyarakat agar makin tahu dan tidak mencoba-coba Narkoba, karena pasti akan berujung pidana,” tandas Deddy.


Saat ini para pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut. Para pelaku terduga pengedar dijerat pasal 112 subsider 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman maksimal 20 tahun. Terhadap pemakai dijerat pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman maksimal 4 tahun penjara," tandasnya.

(*Pur)


Tidak ada komentar

Tulis Komentar Anda yang Baik & Sopan

IndoSpace.Net Aplikasi Karya Putra Daerah Lampung - Ojek Online - Angkutan Barang - Pesan Makanan - Kurir - Taksi Online

Download MerchantSpace, Dapatkan Lebih Banyak Pelanggan Dengan Memajang Item Produk Toko/Resto di Aplikas MerchantSpace, Instal sekarng Juga!