Header Ads

ViralPetang.Com : Menyajikan Berita yang AKURAT, TERPERCAYA dan BERIMBANG. Dengan berbagai kategori berita pilihan dan terkini.

Pengerjaan Pembangunan (SPAM) di Desa Agung Jaya Yang dikerjakan oleh CV.Lembak Indah,Menimbulkan Polemik Serta Protes Keras

 

 

Viral Petang.Com-Polemik dugaan permasalahan pada pembangunan Sumur dalam terlindungi pada program Pengembangan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) di Tiyuh (Desa) Agung Jaya Kecamatan Way kenanga Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun 2021 yang dikerjakan oleh CV.Lembak Indah dengan Nomor Kontrak :006/09/KONTRAK/PU/TUBABA/III/2021 dan pekerjaan serupa di Tiyuh Marcu Buana semakin mendapatkan protes keras dari sejumlah pihak yang menuding pekerjaan tersebut dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai dengan petunjuk tehknis.

Kali ini, Konsultan pengawas pada kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem penyedia air minum (SPAM) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulangbawang Barat (Tubaba) juga tidak membenarkan terkait proses pembangunan sumur dalam terlindungi pada program SPAM di Tiyuh Agung Jaya kecamatan Way Kenanga Kabupaten setempat yang mulai ramai menjadi perbincangan publik tersebut.

"Terkait masalah itu dari awal memang sudah kami beri teguran secara lisan namun tidak didengarkan, lalu untuk mempertegas sudah kami layangkan surat teguran terkait pemasangan pipa yang seolah ada unsur akal-akalan, bahkan kalau tidak salah sudah dua kali kami layangkan surat teguran tersebut,"jelas Andre Konsultan Pengawas pada kegiatan SPAM tahun 2021 saat dijumpai dikediamannya. Rabu (18/08)

Andre menekankan bahwa pekerjaan tersebut memang tidak sesuai dengan juknis yang ada, untuk itu pihaknya tidak membenarkan pekerjaan itu dan sudah memberikan teguran kepada pihak rekanan dari Dinas PUPR untuk mengerjakan proyek tersebut.

"Beberapa kali sudah kita tegur dan tidak diindahkan maka seterusnya kami akan buatkan laporan ke Dinas PUPR Tubaba agar pekerjaan tersebut tidak dapat diterima dan mestinya harus dibongkar ulang, namun disini pihak PUPR yang mempunyai keputusan tersebut,"tegas Andre. 




Senada juga yang diucapkan oleh Nurul selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Bidang Cipta Karya pada Dinas PUPR Kabupaten Tubaba saat dijumpai dirung kerjanya waktu lalu menegaskan bahwa dengan kejadian itu pihaknya sudah melayangkan surat teguran kepada rekanan sebagai perpanjangan tangan Dinas PUPR yang mengerjakan proyek pembangunan sumur dalam terlindungi pada program SPAM yang diduga bermasalah tersebut.

"Kami sudah menurunkan konsultan dan sudah memberikan teguran kepada rekanan, jika pekerjaan itu dilanjutkan seperti itu maka tidak akan kami terima dan harus dibongkar,"tegas Nurul saat dijumpai diruang kerjanya. Senin (16/08/) lalu


Dirinya juga mengingatkan kepada rekanan Dinas PUPR Tubaba untuk tidak bermain-main dan mengambil untung terlalu besar pada saat pengerjaan proyek, karena jika proyek tersebut dibongkar ulang justru akan merugikan pihak perusahaan sebagai rekanan itu sendiri.

"Ngapain lah mereka itu mengambil resiko terlalu besar bermain-main begitu, padahal jika material itu diganti paling selisih berapa sih? Nantinya jika perkerjaan itu tidak diterima dan dibongkar ulang justru mereka rugi sendiri. Yang jelas itu sudah salah jika pemasangan sambungan pipanya pakai dibakar-bakar, karena di petunjuk teknisnya (juknis) tidak seperti itu,"jelasnya.(tim)

Tidak ada komentar

Tulis Komentar Anda yang Baik & Sopan

download aplikasi indospace.net

Download MerchantSpace, Dapatkan Lebih Banyak Pelanggan Dengan Memajang Item Produk Toko/Resto di Aplikas MerchantSpace, Instal sekarng Juga!